Banyak co mengeluh karena ejakulasi terlalu cepat. Mereka kecewa karena tidak mampu membuat istri/ce klimaks. (Surveys and clinical experience confirm that between 10 and 15 percent of all American women have never experienced orgasm and only around 35 percent of the female population will orgasm during intercourse. http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20070430113743AAbiI08 )
Sedihnya, 65% ce tidak puas (orgasme) selama bersenggama (intercourse).

Bagaimana bikin ce puas (orgasme)?

Tips berikut mungkin membantu:

  • Co mesti punya target, contoh: pasangannya bisa orgasme 1 kali, 2 kali, atau banyak kali, atau multi orgasm
  • Kenali bagian paling merangsang (contoh: G-spot) ce. Lakukan rangsangan seperlunya. Jangan biarkan ce ngocok/ngisep P-nya co terlalu lama, karena co bisa keok. Jilati/basahi V-nya ce (celakanya, banyak ce dan co tidak suka basah, atau jijik). V yang peret akan membuat co mudah ejakulasi (dini). Masukkan P-nya co ke V-nya ce, kocok/keluar masukkan dan atau goyang. Jangan biarkan ce merangsang pentil co terlalu lama, dan jangan biarkan ce goyang terlalu hot. Selama P-nya co keluar masuk, bisikkan kata-kata: “Aku mau sayangku klimaks duluan. Aku ingin banyak kali klimaks-nya” ke telinga ce.
  • Sesekali tekankan dada co ke arah pentil ce (biasanya sebelah kanan ce, karena jarang dipakai menyusui, jadi masih ‘perawan’), dan goyang/stimulasi. Jangan rangsang telinga, ketiak atau leher ce jika P-nya co sudah lama bekerja, karena ce jadi tidak konsentrasi ke V-nya untuk orgasme. Bagian-bagian tersebut di-warming up pada saat permulaan. Cara ini cocok untuk pentil besar, dan tetek besar/kecil. Ce dengan pentil kecil/tersembunyi kayaknya punya kelebihan bisa multi orgasme (mitos).
  • P -nya co digoyang dan tekan keras ke dalam V-nya ce dengan rasio 1: 4/5/6.
  • Jika V-nya ce agak tersembunyi: pakai teknik buka kaki lebar atau ganjal bantal. Tipe V ini bisa multi orgasme (mitos).
  • Jika V-nya ce posisinya normal: taruh kedua kaki co di atas kaki ce. Karena V-nya ce akan njepit P-nya co.
  • Sebaiknya ‘hutan’ sekitar V-nya ce jangan digunduli, karena bisa menimbulkan rasa sakit/iritasi. Rambut V berfungsi sebagai bantalan. Gundul sebaiknya dipakai untuk fantasi saja.
  • Alihkan konsentrasi co, contoh: ngomong ke diri sendiri: “aku tidak mau orgasme”, “I don’t like it”. Jangan alihkan konsentrasi co dengan berimajinasi tentang ce lain (ntar malah ejakulasi dini)
  • Co pakai kondom jika merasa perlu. Tapi sebaiknya jangan pakai jenis kasar, karena menimbulkan rasa sakit/iritasi
  • Co minum jamu/obat kuat dalam dosis seperlunya. Boleh minum berkala dalam dosis kecil. Karena fungsi jamu/obat ini meningkatkan tekanan darah, ini bisa baik untuk mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah; serta mengurangi depresi. Coba saja, baik untuk co/ce, apalagi viagra.
  • Ce minum jamu/obat akan mampu bertahan lama, susah klimaks (tersedia di toko obat atau warung jamu). Jadi sebaiknya minum jamu/obat sebelum 3some atau gangbang. Karena syaraf di V-nya ce akan sedikit tumpul, sehingga bisa melayani lebih dari satu P-nya co. Tapi hati-hati, bisa iritasi pada bagian V-nya ce, jika terlalu lama dimasukin banyak P-nya co. Selain itu, jamu/obat tidak akan membuat ce multi orgasme. Tapi lumayan kok, bisa ngalahin banyak P-nya co.
  • Dua P masuk sekaligus dalam V-nya ce tidak selalu menimbulkan orgasme. Karena konsentrasi ce tidak fokus. Ce akan minta satu P-nya co untuk menuntaskan orgasmenya. Tetapi dua P-nya co di V dan anusnya ce sekaligus bisa bikin orgasme.
  • Dalam posisi konvensional, jika ce sedang orgasme, co mesti peluk leher ce dan angkat ke arah tubuh co. Bersamaan dengan itu percepat gerakan P-nya co. Dipastikan ce akan teriak nikmat luar biasa, atau mungkin multi orgasme. Jangan berhenti sampai ce ngomong ‘ampun’, karena dengan multi orgasme yang ce alami, dia akan setia menanti P-nya co berkunjung lagi.
  • Dalam posisi konvensional, taruh tangan ce, dua-duanya, ke atas mendatar (seperti angkat tangan). Pegangi kedua tangan ce dengan kedua tangan co. Keluar masukin P-nya co ke dalam V-nya ce, sambil sesekali gesek dada/pentil kiri co ke buah dada/pentil kanan ce. Jika ce mencapai klimaks, teruskan P-nya co tekan, goyang, dan keluar masuk. Jangan berhenti sampai ce teriak keras dan mengucap “kapok, jangan terusin, Mas..”, karena ce sedang multi orgasme, serta tidak mampu menahan kenikmatan yang luar biasa. Percayalah dengan multi orgasme yang dia reguk, ce akan menjaga V-nya hanya ‘diisi’ oleh P-nya co seperti Anda.
  • Ada ce tidak suka co terlalu perkasa, karena takut co cari ce lain.
  • Ada ce tidak suka co minum jamu/obat kuat terlalu sering, karena takut co minta terus, P-nya co gedhe bisa bikin rasa sakit/iritasi, capek melayani co terus menerus, dll.
  • Ada ce tidak suka toy, apalagi terlalu besar, karena takut V-nya ce melar..
  • Ada ce tidak suka co pakai kondom yang terlalu kasar, karena menimbulkan rasa sakit/iritasi
  • Umumnya ce tidak suka bersenggama waktu haid, tapi co suka maksa. Dan ce pun orgasme dengan senyum dan atau terpaksa, campur aduk.
  • Umumnya ce ingin diperlakukan fair oleh co. Contoh: jangan cuma co saja yang boleh cari ce tambahan. Ce dan co punya kesempatan yang sama

Tips ini sudah diuji, tapi tentu saja tidak semuanya cocok untuk setiap orang. Jadi mengapa tidak dicoba?
Berbahagialah co yang mendahulukan kepuasan ce, dari pada kepuasan co sendiri. Beruntunglah ce yang memiliki co mampu membuat ce multi orgasme. Karena co seperti itu akan selalu memenuhi janjinya untuk memuaskan ce.

http://thedipt.blogspot.com/2008/10/tips-supaya-ce-orgasmemulti-orgasme.html