Ditulis pada Juli 1, 2008 oleh rezaervani

Oleh : Reza Ervani

Sudah dua minggu terakhir penulis berjauhan dengan Istri, karena harus berada di Pulau Bangka.

Dan seperti layaknya penganten baru, maka telepon-teleponan pun menjadi agenda wajib sebelum tidur, sekedar mendengar suara sang kekasih tersayang.

Penulis menggunakan layanan XL untuk melakukan voice call, yang berdasarkan survey pribadi termasuk yang paling murah di antara semua operator.

Tetapi ternyata ada yang sedikit mengganggu, yaitu selalu terputusnya hubungan di menit ke 34 detik ke 31. Dan ini tidak berlangsung cuma sekali, tapi selalu berulang selama 2 minggu penulis ada di Pulau Bangka. Ada apa sebenarnya ?

Iseng-iseng penulis buka websitenya : www.xl.co.id

Ternyata ada jargon SAMPEEEEE PUASSSS !!! yang berbeda-beda tarifnya bergantung rentang waktu tertentu, nah yang dari Pukul 17.00 s.d. 00.00 (saat penulis menelepon istri tadi) dikenakan tarif 2000 perak sampe puas …

Ternyata itu kemudian tidaklah ditepati oleh operator ini. Tarif 2000 perak itu ternyata cuma berlaku sampai menit ke 34 dan detik ke 31. Sampai dengan detik itu, telepon akan terputus, dan kita harus melakukan panggilan ulang, yang tentu saja dikenakan tarif 2000 perak lagi.

Jadi tarif sesungguhnya adalah :

Pukul 17.00 s.d. 00.00 = 7 jam x 60 menit x 60 detik = 25.200 detik

Satu kali telepon (Rp. 2000) berlaku untuk = (34 menit x 60 detik) + 30 detik = 2070 detik

Jadi jika anda menelepon dari pukul 17.00 s.d. 00.00 membutuhkan : 25.200 : 2.070 = 12.17 kali telepon (dibulatkan ke atas menjadi 13 kali telepon).

Hingga harganya menjadi = 13 x 2.000perak = 26.000 perak …..

Silahkan gunakan perhitungan yang sama untuk tarif di selang waktu yang lain

Itulah dia strategi Bisnis Pro XL = 34 : 31

Ah, konsumen dikerjai lagi