Monday, 16 June 2008
Film terbaru produksi Hollywood diprediksi akan memicu kecaman dari umat Islam. Film ini memuji-muji Israel dan memburukkan pejuang Palestina
Hidayatullah.com—Film produksi Hollywood terbaru bakal diprediksi memicu kecaman kalangan Muslim. Pasalnya, film terbaru Hollywood ini sangat memuji-muji “penjajah” Israel sementara di sisi lain, mengejek Timur Tengah dan memburukkan orang Palestina dan bangsa Arab.

Film ini bertajuk You don’t Mess with the Zohan baru-baru ini dikecam kelompok MuslimBridges atas upaya aktor Adam Sandler yang begitu mengagung-agungkan ‘tentara Israel’. Kelompok MuslimBridges yang berbasis di California ini menolak penayangan film yang sudah diputar pekan lalu dan menganggapnya sebagai film propaganda.

Dalam film You don’t Mess with the Zohan dikisahkan seorang pria bernama Zohan sebagai agen Mossad yang merasa bosan karena harus menggorok leher ‘para teroris’ dan ingin menjadi seorang penata rambut.

Untuk mencapai tujuan itu, Zohan memalsukan kematiannya dan pindah ke Kota New York. Di kota ini, ia membuka sebuah toko di lingkungan yang penduduknya rata-rata imigran dari Israel dan Palestina.

Aktor Zohan yang diperankan Sandler, seorang Yahudi, menilai film ini terinspirasi dari masa kecilnya ketika ia mendengar berbagai cerita tentang tentara Israel yang ‘tangguh’.

Namun MuslimBridges menilai Sander memiliki dua sasaran dalam film itu.

“Untuk menghadapi banyaknya tentara Israel yang membelot, menolak ikut serta dalam menindas orang Palestina, dan untuk memperbaiki imej yang tercemar setelah ulah tentara Israel terhadap Hizbullah, kelompok perlawanan kecil selama perang Israel melawan Hizbullah di Libanon pada 2006,” ujar kelompok ini. MuslimBridges juga memproduksi sebuah video yang mengisahkan perlawanan seorang wanita pejuang Palestina untuk mengimbangi film karya Sandler.

Film ini dikecam sejumlah kalangan karena mencampur-adukkan antara kenyataan dan memburukkan orang Palestina dan Arab sebagai teroris yang haus darah.

“Dalam You Don’t Mess With the Zohan, Sandler mencoba membuat stereotip antara orang Timur Tengah dan kawasan lain. Dalam dunia versi Adam, orang Arab dipandang sebagai kekanak-kanakkan, kejam, bodoh, sedangkan orang Israel dianggap agresif, suka berdusta, seks yang berlebihan. Tampaknya, ia tidak mendengar kebenaran politik dan tidak familiar dengan konsep stereotip,” demikian kritikan harian Washington Post dalam kajian film.

Sedangkan The Los Angeles Times menilai film ini sebagai satire ganjil tentang konflik Arab-Israel.

“Sandler adalah seorang calon yang mustahil menjadi perantara perdamaian dunia dan ini tergambar dalam film terakhirnya. Sebagai film satire komedi tentang konflik Arab-Israel dan stereotip, film ini banyak kehilangan hal-hal penting,” demikian kritikan dari harian tersebut.

You Don’t Mess With the Zohan merupakan film komedi buah karya Adam Sandler, Judd Apatow dan Robert Smigel, di mana sebagai pengarah dipercayakan pada sutradara Dennis Dugan. Rumah produksi Happy Madison, milik Adam Sandler dipercaya sebagai produser film yang dibintangi penyanyi Mariah Carey itu, dengan Sony Pictures Entertainment sebagai distributornya. Sony Pictures Entertainment adalah rumah produksi film ternama yang dikuasai Yahudi. [iol/cha/www.hidayatullah.com]

http://hidayatullah.com/index.php?op…7056&Itemid=66

ada youtube-nya